Harapan dari pihak Kemenag adalah bahwa layanan inovatif LAPESA ini akan memudahkan layanan yang diberikan kepada seluruh elemen RA dan Madrasah di Kabupaten Sampang.
"Waktu para kepala madrasah, guru, dan operator tidak perlu lagi datang ke Kabupaten atau kantor Kemenag Sampang. Sekarang, ketika ada masalah atau kendala, mereka dapat mengajukan pertanyaan secara daring melalui layanan inovatif LAPESA dan sistem kami akan memberikan jawaban secara langsung," kata Wahyu.
Wahyu juga menegaskan bahwa sistem ini akan terus disesuaikan dengan perkembangan zaman dan pertanyaan yang muncul dari berbagai elemen RA dan madrasah di masa mendatang.
"Dengan adanya layanan inovatif LAPESA ini, diharapkan akan memberikan manfaat bagi masyarakat Sampang, khususnya kepala sekolah RA, kepala sekolah madrasah, dan para operator. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan secara daring melalui inovasi LAPESA," tutup Wahyu dengan doa yang tulus.