Salah satunya untuk mewujudkan Bandara Trunojoyo menjadi Bandara Internasional.
“Warga Madura masih mendominasi jumlah pemohon Paspor untuk saat ini. Baik untuk keperluan ibadah umroh dan pekerja imigran,” ujarnya.
“Sehingga pelayanan warga Madura yang akan menunaikan ibadah umroh dapat terakomodir,” kata Zaeroji lebih lanjut.
Pihaknya berharap, iklim investasi di Jatim dapat tumbuh pesat pasca pandemi. Sehingga, kesejahteraan warga Madura bisa lebih baik.