Saat itu juga polisi dan Tentara Republik Indonesia (TNI) langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkaran (TKP).

Dibantu warga setempat, polisi dan TNI selanjutnya mengevakuasi mayat Nur Hazim Afif. Jenasah kemudian dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gayam untuk dilakukan autopsi.

Namun, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi kepada jenasah Nur Hazim Afif. Pihak keluarga meminta jenasah untuk langsung dibawa ke rumah duka.

"Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban akibat celaka sendiri, dan tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (26/12).