Dokter spesialis paru Pamekasan itu mengatakan, Pandemi Covid-19 memorak-porandakan hampir seluruh sektor kehidupan. Ekonomi macet. Pembangunan melambat dan proses pendidikan terganggu. "Kita semua punya kewajiban yang sama untuk mengakhiri pandemi ini," ungkapnya.

Dalam hal ini, Dokter Yayak dinobatkan sebagai tokoh pejabat terpopuler Madura pilihan pembaca. Mekanismenya anugerah tokoh terpopuler Madura pilihan pembaca ini dihitung dari jumlah ballot atau vote terbanyak yang masuk ke menejemen dari semua kabupaten di Madura.

Terpisah, Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD Smart Pamekasan M Ridwan Santoso mengatakan, dr Syaiful layak mendapat vote tertinggi. "Karena beliau didukung banyak pihak," kata dia.

Dia menerangkan, Cabang IDI, IBI dan PPNI Pamekasan kompak memberi dukungan. Kemudian sejumlah nakes di empat kabupaten juga memberikan dukungan kepada dr Syaiful. "Dan, beliau layak karena selama ini berada di garda depan menanggulangi Covid-19 di Pamekasan, dan beliau kerjanya taktis dan bisa bergaul dengan siapa pun," tuturnya.