"Warga sempat mencoba memadamkan api, tapi karena api sudah besar, akhirnya warga meminta bantuan kepada pihak pemadam kebakaran (Damkar)," ungkap Widiarti, dalam rilisnya, Sabtu (27/11).

Untung saja, sekitar pukul 16.10 WIB, petugas Damkar yang dibantu warga setempat berhasil memadamkan kobaran api.

"Api padam setelah dua unit mobil diterjunkan ke TKP untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar," tuturnya.

Dari hasil olah TKP polisi, terjadinya kebakaran tersebut diakibatkan oleh dugaan adanya konsleting listrik. Syukur, tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Hanya saja, pemilik toko mengalami kerugian material kurang lebih sebesar Rp.500 ribu.