Sedangkan data terbanyak, pada tanggal 23 September 2021 kemarin tercatat mencapai 6.879 jiwa.
Dibandingkan dengan data pada tanggal 14 hingga 19 September 2021 kemarin, tertinggi hanya menyasar 1.522 jiwa dalam sehari. Angka tersebut berbanding jauh dengan sepekan ini.
Agus menyebutkan, seperti halnya pihak Tentara Negara Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tokoh agama, pemuda, aktivis sosial, dan seluruh elemen masyarakat lain telah mendukung proses vaksinasi tersebut.
“Dukungan dari semua pihak, mulai dari tim gugus, TNI-Polri, termasuk juga pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dan santri santrinya. Mudah-mudahan menjadi pelajaran atau motivasi bagi yang lain untuk terus menggelorakan vaksinasi,” ujarnya.
Selain itu, pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terkait banyaknya berita bohong (Hoaks) tentang vaksinasi terus ditingkatkan. Mengingat, geliat masyarakat hari ini sudah tidak takut mengikuti vaksinasi.