SUMENEP, MaduraPost - Adanya belanja modal bangunan kesehatan Puskesmas Legung atau pembangunan gedung kesehatan di Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga adanya pengkondisian dalam tahapan proses pelelangan.
Pasalnya, dari 37 peserta pendaftar atau CV, hanya ada satu CV yang berhasil mengajukan penawaran. Hal itu diketahui dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumenep, yakni lpse.sumenepkab.go.id.
Proyek yang dimenangkan oleh tender CV. Tri Tunggal Sakti dari pagu Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 itu bernilai Rp. 4.252.947.425.00 alias 4 miliar lebih. Namun, kontrak yang didapatkan senilai Rp. 4.199.165.037.85.
Sebab itu, Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep Syaifiddin mengungkapkan, jika adanya lelang tersebut diduga ada permainan kongkalikong pengkondisian untuk memenuhi syarat teknis kemenangan.
"Terkait lelang yang di Puskesmas Legung itu menurut analisa kami hanya ada satu CV yang ikut proses lelang. Kami menduga, dengan hanya satu CV yang ikut dalam proses lelang itu berarti ada indikasi dari segi persyaratan dan teknis yang sangat sulit atau susah untuk didapatkan," ungkapnya pada media ini, Sabtu (14/8).