SUMENEP, MaduraPost - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali berakhir hari ini, Selasa (20/7/2021). Hanya saja, aturan masih memiliki kesan mendalam bagi Faisal Amir (32), salah satu warga Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget.

Pemilik warung kopi (Warkop) di tepi jalan lingkar timur itu mengaku sedih dan kecewa saat tempat usahanya terkena razia petugas. Sebab, warkop yang ia beri nama Se-Konyik itu merupakan sumber satu-satunya mengais rezeki di jalanan.

Amir menuturkan, yang paling menyesakkan hati bagi dirinya bukanlah pada aturan PPKM-nya. Melainkan kepada cara tim satuan tugas (Satgas) Covid-19 yang menggelar razia.

"Sangat tidak berperasaan, saya ditunjuk-tunjuk pakai tangan kiri, padahal saya bukan kriminal, nyesek rasanya," tutur dia pada media ini, Selasa (20/7).

Dia menilai, mestinya saat menggelar razia penegakan PPKM para aparat bersikap lebih santun, humanis dan mengedukasi. Yaitu, dengan tidak menunjukkan arogansi kekuasaan bagi pedagang kecil seperti dirinya.