"Sengaja edinnak makle Kabbhi taoh.. deddih wartawan tak cokop Karo bisa noles berita pas taonah mentah hasil wawancara..

Saya selaku narasumber tak terima dan mempermasalahkan itu..," tambahnya.

"Ini bukan menyangkut personal lagi.. ini sudah melanggar KEJ..," tulisnya lagi.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi MaduraPost Ahmad Marul menanggapi santai persoalan tersebut. Artinya pihak media sebenarnya juga harus hati-hati berhadapan dengan narasumber.

"Kalau mau bicara KEJ, narasumber yang merasa dirugikan dengan pemberitaan media tidak asal nyerocos, melainkan dia harus tahu tempat, dan kondisi. Bisa kami ditelepon dengan dalih klarifikasi, kan selesai," ungkapnya.