SAMPANG, MaduraPost - Akibat Langkanya pupuk bersubsidi petani dari berbagai daerah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, petani kembali mendatangi kantor Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang.

Kedatangan mereka bertujuan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, bahkan ada beberapa kios yang menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Mereka pun menduga ada kongkalikong antara kios dan pengecer.

Koordinator aksi Moh. Imron mengatakan, bahwa tujuan para petani datang kesini untuk menyampaikan aspirasi mengenai keluhan petani soal pupuk.

Padahal beberapa waktu lalu, pemerintah menyampaikan stok pupuk itu sudah cukup untuk tahun 2021 dan bahkan kelebihan.

"Tapi, faktanya di lapangan itu masih kurang bahkan petani itu ada yang tidak dapat pupuk sama sekali ada yang dapat tapi terbatas," katanya.