Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep ini memaparkan, apabila Disdik Sumenep saat ini juga tengah berbenah. Apabila terpaksa, lanjutnya, harus melanjutkan sistem PJJ maka tidak akan murni lewat online.

"Jadi anak didik nanti bisa ambil materi ke sekolah yang sudah disiapkan oleh masing-masing guru, sehingga bisa dipelajari di rumah. Itu alternatif pertama," paparnya.

Sedangkan alternatif kedua yaitu, apabila sinyal dalam pelaksanaan PJJ di daerah lemah, maka guru kelas di masing-masing sekolah harus datang ke rumah peserta didik.

"Sambil lalu silaturahim, artinya guru kelas itu perlu bertandang ke sana," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt. Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sumenep, Zainurrosi menuturkan, sistem PJJ di bawah naungan Kemenag hingga saat ini terpantau efektif. Bahkan, di wilayah kepulauan yang agak sulit jaringan sekali pun juga demikian.