Berbeda dengan anggaran pembangunan fisiknya, ia akan mengajukan melalui Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur, yang direncanakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp.25 miliar.
"Kami berharap pengajuan itu bisa lolos agar RS yang akan di bangun di perbatasan Blega dan Galis itu bisa di bangun tahun 2021," tandasnya. (MP/ady/rus)