Terpisah, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, ekspor perdana komoditas daun kelor ke China kali ini jumlahnya mencapai 22 ton.
"Targetnya dalam satu tahun bisa mencapai 200 ton. Karena UMKM yang kita bina ini memang sudah tandatangan kontrak selama 1 tahun dengan pihak perusahaan di Jakarta," kata Chainur menerangkan.
Daun kelor kering yang akan dikirim ke China merupakan hasil produk UMKM PT Sumekar Bangun Persada. Selain daun kelor, perusahaan ini juga mulai mengembangkan sayap ke produk lainnya seperti rumput laut hingga serabut kelapa.