Diketahui, surat pemberitahuan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Gerakan Santri Madura itu tertanggal 18 Mei 2022. Surat itu ditandatangani oleh Koordinator Aksi, Ustaz Ahmad.
Dalam kop surat pun tertera alamat Gerakan Santri Madura, yakni di Jalan Lingkungan Delama, Desa Pajagalan, Kecamatan Kota, Sumenep.
Isinya, Gerakan Santri Madura menolak kedatangan UAS. UAS dianggap menyebarkan paham radikal dan intoleran yang telah membuat kegaduhan umat.
Sayangnya, hingga tenggang waktu yang ditentukan pukul 13.00 WIB, aksi yang rencananya digelar di Mapolres Sumenep itu malah tidak ada kabar. Satupun massa aksi tak memunculkan batang hidungnya.