Hasil keterangan polisi, keluarga korban menganggap kejadian tersebut merupakan musibah celaka sendiri.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Namun saat tim medis memeriksa tidak ada tanda-tanda bekas luka yang dilakukan dengan sengaja," kata Kasubbag Humas Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengungkapkan dalam rilisnya, Rabu (13/1).