Setelah itu, Mas Tamam memilih meninggalkan para demonstran tanpa mau berdiskusi dengan para demonstran.
“Jangan kabur dulu bos. Tunggu dulu, kita diskusi terbuka dan konstruktif dengan berdasarkan data,” kata musfiq menyusul kepergian Mas Tamam.
Menurut Musfiq, Sebagai seorang pemimpin, Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan tidak boleh abai apalagi menghindar dari penyampaian aspirasi yang disampaikan oleh siapapun.
Sebab, aspirasi merupakan bentuk perbaikan dan masukan dalam menyongsong tata kelola pemerintahan yang lebih baik sesuai dengan tagline kabupaten Pamekasan dengan sebutan Pamekasan hebat.