“Saya tekankan jabatan kepala sekolah atau apapun jangan didasari oleh ambisi semata, tetapi tetap harus dilandasi pengabdian yang tulus untuk kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep,” harapnya.

Menurutnya, para Kepsek harus bisa melakukan inovasi yang mampu menjembatani kebutuhan masyarakat, dengan kebutuhan pendidikan masa kini di lembaga masing-masing.

“Yang jelas, Pemkab Sumenep berkomitmen mengawal perubahan pendidikan, sehingga kita benahi sistemnya dan kita benahi budayanya,” tuturnya.

Sedikitnya, pada mutasi jilid pertama ini, Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep menggeser sebanyak 9 Kepala SMPN, dan mempromosikan sebanyak 8 guru SMPN sebagai Kepala SMPN baik daratan maupun kepulauan.