Sebelum pelaksanaan vaksinasi tersebut, lanjutnya, pihak sekolah membuat surat edaran (SE) pada para orang tua siswa, serta meminta orang tua siswa untuk membuat surat pernyataan.
"Surat pernyataan itu berisi imbauan apakah putra putrinya diizinkan atau tidak untuk divaksin. Ternyata setelah kami rekap surat pernyataan itu, hanya ada 38 siswa yang diizinkan," tandasnya.