Sebelumnya, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan itu, dikarenakan ada warga desa setempat ada yang melaporkan di layanan kedaruratan Call Center 112, bahwa di daerahnya membutuhkan bantuan air bersih.

“Saat ada pengaduan di Call Center 112 masyarakat yang membutuhkan air bersih, saya langsung instruksikan segera ditindaklanjuti dengan dua armada mobil tanki air sekaligus membawa bantuan beras untuk masyarakat dusun setempat,” kata dia, disela-sela kegiatannya.

Pihaknya menyatakan, pihaknya mengupayakan di dusun setempat ada bangunan tandon air besar supaya pendistribusian air bersih lebih efektif, karena selama ini wadah tempat airnya masih seadanya.

“Kami berupaya di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini ada pengadaan tandon untuk memudahkan masyarakat mengambil air, termasuk jangka panjangnya direncanakan pengeboran sumber air di daerah setempat sebagai antisipasi ketersediaan air bersih saat musim kemarau,” ujarnya.