“Kalau saya setiap tahun memang membeli ditempat ini. Untuk harganya memang relatif, apalagi masa pandemi ini. Biasanya yang harga Rp 20 juta, bisa naik ke Rp 22 juta. Tetapi masih standart lah,” ucapnya.
Dia pun berharap, meski saat ini tengah diterapkan PPKM darurat Covid-19, harga bahan pokok utamanya harga daging tidak mengalami kenaikan yang melambung cukup tinggi.
Apalagi saat ini jelang Hari Raya Idul Adha, salah satu pedagang hewan qurban berupa sapi mengaku optimis meski berada di masa pandemi Covid-19.
“Untuk harga daging yang dikonsumsi pada hari-hari besar tentunya tidak ada kenaikan yang signifikan, harganya tetap. Alhamdulillah harga daging dan komuditas lain yang berhubungan dengan sembilan pokok hidup dalam posisi yang terjangkau,” pungkasnya.