“Ratusan peserta itu utusan desa untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), utusan kecamatan dan utusan pondok pesantren,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan itu juga melibatkan pondok pesantren dan lembaga pendidikan keislaman di Kabupaten Sumenep sebanyak 109 lembaga, alumni dari pondok pesantren serta lembaga keislaman yang mandiri baik di Kabupaten Sumenep atau luar daerah.
“Kami melibatkan pula tenaga muda terampil berlatar belakang organisasi Islam, alumni lembaga Islam dan pondok pesantren,” jelas dia.
Diketahui, program wirausaha muda pemula dengan tema santri millenial entrepreneur 2021 merupakan wujud nyata dari visi-misi Bupati Achmad Fauzi dan Wakil Bupati Nyai Dewi Khalifah.