"Dihadapan para ulama dan pendukungnya, Baddrut Tamam berjanji dan menandatangani sebuah komitmen, Jika dirinya tidak bisa menepati janji, maka dia tidak akan maju lagi sebagai calon Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan," Imbuhnya, Seraya memperlihatkan surat komitmen janji politik Berbaur.
Berdasarkan penelusuran MaduraPost, Komitmen politik tersebut tertuang dalam surat perjanjian yang dibuat pada saat acara Istighosah kemenangan Berbaur bersama tokoh Masyarakat dan Alumni Alm. Abd. Hamid Bakir yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darut Tauhid, Pal Pettok, Plakpak, Pamekasan. Pada hari Selasa tanggal 15 Mei 2018.
[caption id="attachment_20933" align="aligncenter" width="250"]madurapost.net/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210514_183950-250x190.jpg" alt="Surat Perjanjian Satu Periode Bupati Baddrut Tamam yang ditandatangani oleh sejumlah ulama dan tokoh kabupaten Pamekasan" width="250" height="190" /> Surat Perjanjian Satu Periode Bupati Baddrut Tamam yang ditandatangani oleh sejumlah ulama dan tokoh kabupaten Pamekasan[/caption]
Dalam perjanjian tersebut, juga ditandatangani oleh sejumlah tokoh dan ulama, diantaranya, KH. Abd Ghafur sebagai Pengasuh PP Al-Mujtama'. KH. Ali Salim, Pengasuh PP Al-Islah Bringin dan sejumlah tokoh lainnya.