"Selang beberapa hari saja harga cabe rawit naik Rp. 5000, sebelumnya hanya Rp. 60.000 perkilo, setalah didata lagi bulan April jadi naik Rp. 65.000 perkilonya, sebagian dari pedagang melaporkan kenaikan itu karena faktor keterlambatan distributor saat mengirim ke pedagang sehingga stok habis," jelasnya.
Kendati demikian, Abdussyakur menjamin sampai bulan Ramadhan tiba, stok barang dan harga sembako terus kami pantau.
Baca Juga:Sampang Kembali Terandam Banjir, Masyarakat : Ini Sudah Langganan Dari Dulu Sampai Sekarang
"Para pedagang diharapkan terbuka agar nantinya kami bisa antisipasi dan mengetahui kekurangan stok barang dan perubahan yang ada," pungkasnya.