Bahkan beberapa kali sekretariat BPI KPNPA RI didatangi preman

bayaran yang mengaku suruhan kadis perizinan itu. Kedatangan preman kali pertama ke Kantor BPI KPNPA RI Kabupaten Bangkalan pada Senin tanggal 29 Maret 2021 dan terus berlanjut sampai Sabtu malam, 03 April 2021 (bukti;

berupa rekaman pembicaraan yang mengaku utusan M. Ainul Ghufron. Serta saksi-saksi di Kantor BPI KPNPA RI Kabupaten Bangkalan).

“Oleh karenanya, Bupati RKH. Latif Amin Imron sudah waktunya mencopot M. Ainul Ghufron sebagai kepala DPMPTSP Kabupaten Bangkalan. Dan dinas itu membutuhkan nahkoda yang visioner, energik dan bersih dari praktik-praktik tidak terpuji seperti pungutan liar, korupsi dan premanisme,” tutupnya.

Sementara itu, Saat Erik sekertaris DPMPTSP Kabupaten Bangkalan mengungkapkan bahwa kepala dinas sedang ada di luar. Sehingga tidak bisa menemui aksi masa saat ini.

“Bapak masih ada di luar, nanti kita sampaikan semua keluhan,” singkatnya saat menemui aksi massa di depan DPMPTSP Kabupaten Bangkalan.