Karena tidak kunjung ditemui, Peserta aksi membubarkan diri dengan ancaman akan kembali melakukan demo dengan jumlah massa yang lebih besar.
Menanggapi hal tersebut, H.Tohir selaku Ketua JCW Kabupaten Sampang menegaskan bahwa tindakan Kajari yang tidak mau menemui Masyarakat merupakan bukti adanya konspirasi para penegak hukum.
"Kami datang dengan cara yang baik, Kenapa Kajari tidak mau menemui Kami. Ini adalah catatan pertama buat Kajari," Kata H.Tohir.
Lebih lanjut H.Tohir menjelaskan bahwa kasus DD Sokobanah Daya merupakan Dosa warisan dari Mantan Kajari Sampang, Maskur.
"Tidak usah takut menemui Masyarakat, Kalau memang Kajari yang baru tidak menerima warisan dosa dari Kajari yang lama," Lanjutnya.