Disamping itu, soal kebutuhan obat-obatan dibeberapa Puskesmas yang ada di 27 Kecamatan Sumenep, dia mengajak untuk Puskesmas selalu melakukan hitung-hitungan ketersediaan. Tentu, sesuai dengan kebutuhan skala prioritas.

"Prioritasnya itu dihitung dari sepuluh angka kesakitan terbanyak. Selain itu, ditambah kemungkinan yang akan terjadi. Jika kemungkinan terjadi kejadian luar biasa, maka kita harus melakukan penghitungan perkiraan tambahan. Semisalnya, deman berdarah dan lain-lain," jelasnya. (Mp/al/kk)