Sebab, menurut dia, untuk melakukan khitan terhadap anaknya, orang tua membutuhkan biaya sekitar Rp 300-500 ribu.
"Khitan gratis ini akan terus kami lakukan setiap hari Sabtu dan Minggu dengan mengelilingi yayasan, lembaga pendidikan dan desa di Pamekasan," katanya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Ceguk Bersatu, Rahmad Kurnia Irawan mengucapkan terima kasih terhadap PSBB yang sudah membantu meringankan beban kebutuhan ekonomi masyarakat Ceguk di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
Kata dia, adanya kegiatan khitan massal gratis itu merupakan terobosan baru di Pamekasan yang bisa menyentuh langsung masyarakat dalam hal memberikan bantuan sosial secara nyata.
"Semoga semua anggota PSBB selau diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki," doanya. (Mp/uki/kk)