Diantaranya, PT. Garam (Persero) selaku BUMN akan memperjelas kontrak kerja pekerja atau buruh yang meliputi, masa berlakunya kontrak kerja, hak dan kewajiban buruh, dan sebagainya.
Kemudian, PT. Garam (Persero) akan memberikan fasilitas kerja kepada buruh seperti alat perlindungan biru dan tempat peristirahatan buruh (Gardu di lokasi pegaraman). PT. Garam (Persero) tidak akan sepihak dalam melakukan pemberhentian buruh.
"Yang terakhir, UMK akan diterapkan di PT. Garam (Persero) selaku BUMN," tulis direksi PT. Garam (Persero) dalam MoU itu. (Mp/al/kk)