“Awalnya kegiatan ini direncanakan pada hari Jumat. Namun karena ada kegiatan lain di Pamekasan bersama sekitar 3.000 anak yatim, akhirnya acara ini baru bisa kami laksanakan hari ini untuk di Sumenep,” ujarnya, Selasa (10/3).

Ia mengungkapkan, dalam kegiatan kali ini bantuan disalurkan kepada hampir 6.000 penerima dari berbagai komunitas. Di antara penerima manfaat tersebut, penyandang disabilitas mendapat perhatian khusus dengan jumlah sekitar 180 orang.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada para petugas kebersihan kota yang setiap hari menjaga kebersihan lingkungan, para pengemudi ojek online yang menggantungkan penghasilan dari sektor transportasi, serta masyarakat dhuafa yang menjadi kelompok penerima terbanyak dalam kegiatan tersebut.

Ali menuturkan, kegiatan sosial yang digagas komunitasnya merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.