SUMENEP, MaduraPost - Gelombang pengunduran diri massal melanda BMT NU Jawa Timur dan jaringan swalayan yang tersebar di sejumlah daerah. Dari barat hingga ujung timur Pulau Madura, para pekerja memilih angkat kaki dalam senyap.

Alasannya seragam, kebijakan manajemen yang dianggap tidak berpihak pada kesejahteraan karyawan.

Eks karyawan salah satu Swalayan NUansa milik BMT NU Jawa Timur, mengisahkan titik balik yang membuatnya menanggalkan jabatan.

Ia mengungkap, bahwa sebelum dirinya mundur, manajemen tengah menyiapkan kebijakan internal baru yang memungkinkan pemotongan gaji karyawan sebagai strategi memperluas jangkauan usaha dan merekrut lebih banyak tenaga baru.

“Alasannya, supaya beban swalayan lebih ringan. Tapi itu kan bukan jalan keluar,” ujarnya, Kamis (4/12).