“Roti yang dibagikan untuk Jumat itu rasanya sudah berbeda. Ada rasa asam, seperti makanan yang mulai rusak,” ujar K pada wartawan, Sabtu (29/11).
Keluhan ini mengundang pertanyaan lebih jauh, apakah penyaluran menu MBG dua hari sekaligus itu sudah sesuai pedoman.
Dalam berbagai petunjuk teknis terkait penyaluran makanan untuk peserta didik, termasuk dokumen standar Program MBG, ditegaskan bahwa pembagian menu seharusnya berlangsung setiap hari (day-to-day distribution).
Hidangan dirancang untuk segera dikonsumsi agar kandungan gizi dan keamanan pangan tetap terjaga. Kebijakan membagikan hidangan untuk dua hari hanya diperbolehkan dalam kondisi khusus, seperti libur tiba-tiba, perubahan jadwal sekolah, atau keadaan darurat distribusi.