“Infrastruktur adalah kunci utama. Tanpa kesiapan itu, sulit untuk meyakinkan pihak provinsi bahwa Madura benar-benar siap menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan Porprov di Madura tidak hanya akan berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi dan pariwisata lokal.

Dengan perputaran ekonomi yang besar saat event berlangsung, masyarakat diharapkan bisa merasakan manfaat langsung dari ajang tersebut.

“Porprov bukan sekadar kompetisi olahraga, tapi momentum kebangkitan bagi Madura,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap, agar seluruh pemerintah kabupaten se-Madura, KONI daerah, serta masyarakat dapat memberikan dukungan penuh agar cita-cita menghadirkan Porprov 2029 di Madura bisa terwujud.