Sementara di sektor pendidikan, terdapat 8 bangunan sekolah yang terdampak, dengan rincian 4 rusak ringan, 2 rusak sedang, dan 2 rusak berat. Di sisi lain, beberapa fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Polindes juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Laili menegaskan, bahwa data tersebut masih bersifat dinamis karena proses verifikasi dan pendataan masih berlangsung di lapangan.

“Tim kami masih terus bergerak di lokasi-lokasi terdampak. Laporan tambahan dari sejumlah titik masih terus kami terima,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses assessment sangat penting untuk memastikan akurasi data sebelum menentukan skema bantuan rehabilitasi rumah warga yang rusak.