“Sosialisasi ORI juga digelar untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi campak,” ujar dr. Ariyanis, Selasa (16/9).
Ia menambahkan, sosialisasi diharapkan mendorong orang tua membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas, posyandu, maupun sekolah.
Namun, capaian imunisasi di Desa Prancak dan Montorna masih tergolong rendah dibanding desa lainnya.
Rendahnya partisipasi disebabkan penolakan sebagian orang tua yang kurang memahami manfaat imunisasi, risiko komplikasi campak, serta isu halal-haram terkait vaksin.