Dalam forum audiensi itu, AMS juga menyoroti kasus luar biasa campak di Kabupaten Sumenep yang disebut telah menewaskan sekitar 20 anak.

Ardi menyampaikan kritik keras terhadap DPRD yang dinilai abai terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

“Kalau itu anak bapak dan ibu sendiri, pasti marah dan kasihan. Tapi mengapa tidak ada satu pun dewan yang berani bicara atau memanggil Dinas Kesehatan? Di mana fungsi dan tanggung jawab sosial DPRD? Ini bola liar yang harus segera dijawab, jangan dibiarkan jadi bara api,” katanya.

AMS juga menuntut agar keempat pimpinan Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep hadir langsung dalam forum audiensi.