“Sudah hampir dua tahun saya menggunakan mesin ini. Alhamdulillah, sekarang saya bisa menyelesaikan orderan lebih cepat, sekitar dua sampai tiga hari untuk puluhan pesanan. Penghasilan saya pun meningkat, bisa sampai Rp900 ribu setiap empat hari,” tutur Nur Imama yang dikenal piawai menjahit sarung bantal.

2. Fasilitas Kendaraan Sampah untuk BUMDes

Masih di desa yang sama, KEI juga mendukung pengelolaan sampah dengan menyerahkan satu unit kendaraan roda tiga kepada BUMDes Paddalleante sebagai bagian dari Program Penanganan Sampah. Kendaraan ini sangat membantu mobilitas dalam mengangkut sampah dari berbagai titik di desa.

Ruslan, Direktur BUMDes Paddalleante, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut digunakan untuk menjangkau tong sampah di tiap dusun dan membantu mengangkut sampah dari pelabuhan, salah satu lokasi dengan potensi penumpukan sampah yang tinggi.

“Kendaraan roda tiga ini sangat menunjang operasional kami. Memang baru satu unit, tapi sangat berguna untuk menjaga kebersihan lingkungan di pulau ini. Bahkan sekarang, pelabuhan yang dulu kotor, sudah jauh lebih bersih,” kata Ruslan.