Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan peninggalan sejarah, tetapi juga mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan komitmen terhadap keberlanjutan tradisi.
“Semoga agenda seperti ini bisa menjadi wahana pembelajaran yang memupuk rasa cinta, bangga, dan hormat generasi muda terhadap khazanah budaya nenek moyangnya,” pungkas Bupati Fauzi.***