Tak hanya meneliti, Akis pun menulis buku berjudul “ASEAN Vs China”, yang kini menjadi rujukan dalam pembahasan geopolitik Asia Tenggara.
Di masa kuliahnya di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Akis aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan turut andil dalam gerakan antikorupsi bersama Malang Corruption Watch (MCW).
Aktivisme yang ia jalani sejak bangku kuliah membentuk kepekaannya terhadap isu keadilan sosial dan pentingnya pemerintahan yang bersih.
Kini, ketika memimpin Sumenep" class="inline-tag-link">NasDem Sumenep, Akis hadir dengan gagasan segar. Ia ingin menjadikan partai sebagai sarana politik yang modern dan progresif, yang membuka diri terhadap anak muda dan berbagai pemikiran baru.
Pendekatan kepemimpinannya yang inklusif memberi ruang bagi regenerasi dan keterlibatan lintas generasi.