Namun semangatnya kemudian memicu lahirnya berbagai organisasi kebangsaan lain yang lebih radikal dan politis, seperti Sarekat Islam, Indische Partij, dan Partai Nasional Indonesia.

Momentum 20 Mei ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia sejak era Presiden Soekarno, sebagai simbol bangkitnya semangat nasionalisme, kesadaran sebagai bangsa, dan perjuangan kolektif untuk kemerdekaan.

Bangkit untuk Indonesia Emas

Peringatan Harkitnas ke-116 tahun ini mengusung tema "Bangkit untuk Indonesia Emas". Tema ini selaras dengan visi Indonesia menuju 100 tahun kemerdekaan pada 2045, yang bercita-cita menjadi negara maju, adil, dan sejahtera.

Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Bakesbangpol Sumenep menambahkan bahwa momentum Harkitnas harus dijadikan ruang untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah ancaman perpecahan dan radikalisme.