Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, bahwa Musrenbang bukan hanya sebagai forum diskusi, tetapi merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan dapat memberikan hasil yang lebih baik.

“Ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wadah untuk kita merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi juga mengingatkan bahwa setiap perencanaan pembangunan yang disusun harus dapat diterapkan secara efektif, bukan sekadar menjadi dokumen indah yang hanya ada di atas kertas.

Sementara Arif kembali mengungkapkan, bahwa pemerintah telah menerima 912 usulan dari masyarakat melalui sistem SIPD RI dan 933 usulan dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.