Handoko dengan percaya diri mengatakan armada yang tersedia masih cukup. Tercatat ada 100 bus AKAP dan 150 bus AKDP.
“Insyaallah aman, tak perlu armada tambahan,” katanya.
Tapi apakah cukup hanya mengandalkan jumlah? Tanpa pengawasan dan kontrol ketat, lonjakan penumpang bisa jadi bom waktu. Apalagi, jika terjadi penumpukan mendadak dan armada mulai kewalahan.
Pengamanan Ditingkatkan, Tapi Masihkah Efektif?
Pihak terminal mengklaim sudah menambah personel dari 10 menjadi 20 orang, dan menggandeng TNI-Polri untuk posko pengamanan. Tapi dengan potensi ribuan penumpang tiap hari, rasanya jumlah itu masih minim.