Hingga berita ini diterbitkan, Camat Masalembu, Achmad Auzai Rahman, belum dapat dihubungi. Nomor WhatsApp-nya juga tidak aktif, sebagaimana yang terjadi beberapa bulan sebelumnya.

Menanggapi permasalahan ini, anggota Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep dari Fraksi NasDem, Ahmad Juhairi, menyoroti bahwa banyaknya pejabat yang lebih sering berada di daratan menyebabkan pelayanan publik di Masalembu menjadi kacau.

"Bahkan untuk mengurus dokumen saja, warga harus menunggu pejabat yang entah ada di mana," kata anggota Komisi I Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep ini.

Juhairi mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap kinerja pejabat di wilayah kepulauan.