"Dalam investasi ini, kami akan memprioritaskan pekerja lokal karena industri ini adalah milik Sumenep. Kami hanya berperan sebagai mitra," jelasnya.
Rencana investasi yang diajukan oleh Stemcell United Limited mencapai angka 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16 triliun, dengan lokasi budidaya sebagian di daratan dan sebagian lagi di laut.
"Harapan kami, pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh agar rencana pengembangan blue economy ini dapat berjalan sesuai harapan," tambah Fhilip.
Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik rencana investasi ini karena dinilai mampu memberikan dampak besar pada perekonomian masyarakat setempat.