Ia juga menyoroti besarnya permintaan pasar di Cina, yang mencapai ratusan ton untuk suplai kerapu, lobster, dan teripang dengan nilai mencapai triliunan rupiah.

"Kami melihat potensi besar ini dan memutuskan untuk berinvestasi di Sumenep, tempat asal kami," tambahnya.

Respon Positif Pemkab dan Target Fantastis

Ji Lilur juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep.

Ia berharap, investasi ini bisa menjadikan Sumenep sebagai mercusuar budidaya perikanan di dunia.