Secara spesifik, pada 2021, persentase jaringan irigasi dalam kondisi baik tercatat mencapai 72,34 persen. Angka ini meningkat menjadi 80,22 persen di 2022, 80,52 persen pada 2023, dan 80,64 persen di tahun 2024.
Terkait panjang saluran irigasi yang dibangun, pada 2021 mencapai 1.696,83 meter. Tahun berikutnya menurun menjadi 888 meter pada 2022, kemudian menjadi 531,40 meter pada 2023, dan kembali naik menjadi 993 meter pada 2024, diiringi kegiatan normalisasi serta pembersihan rutin.
"Pembangunan irigasi ini menjangkau sejumlah wilayah dengan fokus utama pada kawasan berpenduduk mayoritas petani," kata Eri.
Lebih lanjut, Eri menjelaskan bahwa dengan irigasi yang lebih baik, para petani kini bisa mengelola lahan mereka secara lebih efisien, sehingga produksi pertanian pun meningkat.