Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak, khususnya perangkat daerah yang telah berkontribusi secara maksimal.

“Kenaikan dari B menjadi BB bukanlah hal yang mudah. Kabupaten Sumenep telah bekerja keras untuk mencapai hal ini, dan alhamdulillah, kita berhasil. Ini adalah hasil kerja keras SEMUA PIHAK karena indikator penilaian melibatkan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar Dewi Khalifah saat menerima penghargaan tersebut, Rabu (2/10).

Ia juga menjelaskan, bahwa kerja keras yang dimaksud melibatkan upaya memenuhi komponen penilaian yang ada, seperti perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Setiap OPD harus bekerja berdasarkan RPJMD dan memenuhi indikator utama penilaian. Dalam setiap program, ada pengukuran dari mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dan monitoring. Standar pelaporan juga harus terpenuhi sesuai kriteria yang ditetapkan," jelasnya.