"Pastinya juga akan membahas tentang Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilu. Intinya disitu," ujar Zubaidi.

Kemudian, pemateri lain yaitu Ketua PWI Sumenep, Syamsul Arifin. Artinya, Sumenep" class="inline-tag-link">Bawaslu Sumenep mengambil pemateri dari unsur jurnalis dan seorang advokat.

"Artinya, jika nanti ada temuan soal pelanggaran-pelanggaran pemilu, maka kami ingin menggali ide-ide dari teman-teman baik jurnalis maupun aktivis mahasiswa," tutur Zubaidi.

Pihaknya juga berharap, pelaksanaan Pilkada Sumenep tahun ini benar-benar berkualitas. Di mana, insan pers ikut andil dalam terlaksananya pesta demokrasi tersebut.

"Kami harap ada masukan-masukan bagaimana idealnya agar penyelenggara Pilkada 2024 ini lebih berkualitas," pungkasnya.***