Menurut Khairul Kalam, BTN seharusnya memiliki sistem yang lebih canggih dan tim yang lebih profesional untuk memastikan bahwa setiap proses pengajuan kredit berjalan lancar tanpa kesalahan administratif.
Kepala Kantor Cabang (KC) BTN+Bangkalan" class="inline-tag-link">BTN Bangkalan, Asep Hendrisman, juga menyampaikan permohonan maaf terkait kelalaian yang terjadi.
Ia menegaskan, bahwa kesalahan ini murni kesalahan teknis, dan pihaknya akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami sangat menyesal atas kejadian ini, dan kami memahami ketidaknyamanan yang dialami oleh mitra kami. Kesalahan ini tidak disengaja dan murni karena kelalaian teknis. Kami akan memastikan bahwa ke depan, setiap proses administrasi akan dipantau dengan lebih teliti,” ujar Asep pada Selasa (3/9/2024) lalu.
Di tengah pemulihan ekonomi nasional, sektor properti memegang peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.