Ia menambahkan bahwa materi pelatihan mencakup kebijakan layanan, akomodasi yang sesuai, bentuk layanan, penyiapan sumber daya manusia, strategi pendampingan, serta rencana tindak lanjut bagi peserta didik dengan disabilitas.

Fairusi menegaskan, pentingnya memberikan layanan pendidikan yang setara tanpa membedakan antara siswa dengan kebutuhan khusus dan yang tidak.

"Semua siswa harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam pendidikan, tanpa adanya perbedaan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, terutama kepada Bidang Pembinaan Ketenagaan, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik.