SUMENEP, MaduraPost - Pimpinan Cabang (Pinca) BNI Madura, Eri Prihartono, tidak bisa dimintai keterangan lebih lanjut terkait dugaan 2 kasus kredit macet makro dan mikro yang bergulir beberapa tahun silam.

Kamis (25/7/2024) siang, Eri menemui wartawan media online. Dalam pertemuan tersebut Eri mengajak diskusi 5 orang pewarta dari pemberitaan yang telah tayang sejak satu minggu terakhir.

Situasi rumit ini begitu 'Harudang'.

Mengapa 'Harudang'?

Sebab, kasus ini belum juga menemukan kejelasan. Kata 'Harudang' berasal dari bahasa Sunda yang berarti merasa sangat panas (karena cuaca atau suhu).